Merak.

Vox.

 
July 15, 2026

Kapolda Banten Tutup Lomba Berburu


SERANG – Polda Banten menggelar acara Penutupan Lomba Berburu dan Bakti Sosial Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Pendek Mapolda Banten pada Minggu (12/7/2026).


Kegiatan tersebut ditutup langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan didampingi oleh Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PERBAKIN Tangerang Selatan Irjen Pol. (Purn.) Zulkarnain Adinegara, Pejabat Utama Polda Banten, Ketua Umum KONI Provinsi Banten Dr. H. Agus Rasyid, serta para peserta lomba berburu.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif sehingga rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses.


“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Ketua Umum PERBAKIN Provinsi Banten, seluruh panitia, peserta, serta semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, sukses, dan lancar,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda menjelaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat” menjadi pengingat bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, lomba berburu bukan sekadar ajang kompetisi, namun juga menjadi sarana untuk membentuk karakter yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


“Lomba berburu mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh ketepatan mengenai sasaran, tetapi juga kesabaran, kecermatan, pengendalian diri, serta kemampuan mengambil keputusan pada saat yang tepat. Nilai-nilai inilah yang harus hadir dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai insan Bhayangkara,” jelas Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.


“Melalui bakti sosial, kita membuktikan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian, empati, dan kehadiran yang membawa harapan bagi masyarakat,” ungkapnya.