Merak.

Vox.

 
July 9, 2026

Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama dan IPTU Dwi Sakti Dipromosikan Kapolda Banten


Prestasi jajaran Satreskrim Polres Cilegon kembali mendapat perhatian pimpinan. Dua personel yang dinilai memiliki rekam jejak kinerja yang menonjol akhirnya mendapat promosi jabatan dari Kapolda Banten.


Keduanya adalah AKP Yoga Tama, yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Cilegon, serta IPTU Dwi Sakti, yang sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres Cilegon.


Berdasarkan pengobatan terbaru, AKP Yoga Tama dipercaya mengemban jabatan sebagai Kapolsek Serang Kota di Polresta Serang Kota. Sementara IPTU Dwi Sakti mendapat promosi sebagai Kanit II Satresnarkoba Polres Cilegon.


Promosi tersebut dinilai menjadi bentuk apresiasi atas kinerja keduanya selama bertugas di Satreskrim Polres Cilegon. Di bawah kepemimpinan Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, SH, SIK, M.Si., Satreskrim berhasil mengungkap sejumlah kasus yang menyita perhatian publik, termasuk kasus pembunuhan anak seorang politikus PKS Kota Cilegon.


Keberhasilan mengungkap berbagai kasus tersebut tidak lepas dari arahan, pembinaan, dan kepemimpinan Kapolres Cilegon yang terus mendorong profesionalisme jajarannya dalam penegakan hukum.


Dalam upacara serah terima jabatan, Kapolres Cilegon menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat sekaligus instrumen penting untuk penyegaran organisasi, regenerasi kepemimpinan, dan pengembangan personel karir Polri.


“Ini adalah bagian dari dinamika organisasi yang sehat sekaligus instrumen penting dalam penyegaran kinerja, regenerasi kepemimpinan, serta pengembangan karier personel Polri. Semua berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja secara sistematik, dengan tetap mempertimbangkan aspek profesionalitas, komitmen, dan integritas,” tegas AKBP Martua.


Kapolres juga memberikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan loyalitasnya selama bertugas di Polres Cilegon. Secara khusus, AKP Yoga Tama diapresiasi atas pengabdiannya selama sembilan bulan menjabat Kasat Reskrim dengan berbagai kemampuan penyebaran kasus yang menjadi perhatian masyarakat.