Kinerja Polda Banten Tahun Ini: Berhasil Amankan Arus Mudik dan May Day Hingga Terungkap Kasus Besar
- byWAHYU ARI
- May 03, 2026
Kinerja Polda Banten di bawah kepemimpinan Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menunjukkan hasil nyata dalam menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas).
Keberhasilan Polda Banten meliputi pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, pengamanan kasus besar, hingga pengamanan keberangkatan serta kepulangan buruh pada peringatan May Day di Jakarta.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polda Banten berlangsung lancar.
“Meski terjadi peningkatan kendaraan sebesar 6 persen dan jumlah penumpang 5 persen, arus lalu lintas tetap terkendali tanpa kemacetan. Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga turun 58 persen dan pelanggaran menurun 69 persen,” katanya, Sabtu 2 Mei 2026.
Lebih lanjut, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa dalam menjaga situasi kamtibmas di bawah kepemimpinan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Polda Banten berhasil mengungkap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.
“Pada 8 Maret 2026 di Terminal Eksekutif Merak, petugas pengamanan sabu seberat 15,8 kilogram yang disamarkan dalam koper. Kemudian pada 18 Maret 2026 di Tol Merak–Jakarta, kembali diungkap penyelundupan sabu 55,2 kilogram yang ditangkap di door trim mobil. Selain itu, juga terungkap kasus curanmor api, terhadap seksual di kampus, serta kekerasan seksual anak di Waringinkurung,” bebernya.
Polda Banten juga menunjukkan komitmennya dalam melakukan aktivitas pertambangan ilegal. Sepanjang Januari hingga April 2026, tercatat 7 laporan polisi terkait penambangan ilegal di kawasan hutan yang telah ditangani. Selain itu, juga terungkap kasus penyuntikan gas LPG 3 kilogram ke tabung 12 kilogram yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp626.342.400.
Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa total massa buruh yang berangkat mencapai 15.090 orang. “Total massa buruh yang berangkat ke Jakarta mencapai 15.090 orang, dengan menggunakan 266 bus, 8 unit Elf, dan 1 kendaraan roda empat,” tuturnya.

